ODGJ di Kecamatan Seberida Sudah Meresahkan Masyarakat

ODGJ di Kecamatan Seberida Sudah Meresahkan Masyarakat

INHU - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran khususnya di wilayah Simpang 4 Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu),  acapkali sangat meresahkan masyarakat.

Mereka ODGJ yang entah darimana asalnya, sering sekali membuat keonaran yang membuat warga tidak nyaman." Macam-macam tingkah laku mereka, ada yang suka marah-marah, minta-minta, bahkan juga ada yang bisa membahayakan keselamatan orang lain," ujar Kusbandono Kasi Trantib Kelurahan Pangkalan Kasai ketika mendapat aduan dari masyarakat terkait ODGJ.

Sebetulnya menurut Kusbandono masalah ODGJ ini khususnya yang berada di wilayah kecamatan Seberida ini sudah beberapa kali ditangani, namun terkendala sulitnya untuk mendeteksi identitas ODGJ dari mana asal mereka dan dari keluarga siapa.

"Persoalannya yang sulit buat kita pihak pemerintah untuk menelusuri identitas mereka dari mana dan siapa keluarga mereka. Mau kepada siapa kita kembalikan seandainya tidak ada identitas, jalan satu satunya dari pihak terkait mohon diperhatikan permasalahan ini," harap Kusbandono.

Tapi baru-baru ini masih menurut Kusbandono, ada lagi salah seorang ODGJ yang betul-betul meresahkan warga, bukan saja warga yang suka diganggu, ada cewek suka dikejar, kendaraan yang diparkiran pun suka dirusak, sehingga masyarakat tidak nyaman lagi dengan kehadiran ODGJ tersebut.

Menurut informasi, kata Kusbandono, ODGJ tersebut sering dipanggil namanya Hendra berasal dari Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ) tepatnya dari SP 5 pasar," Jadi kepada keluarganya atau yang membaca artikel ini yang mengenal keluarganya silahkan berikan informasinya dan pihak keluarga bisa menghubungi pihak kelurahan Pangkalan Kasai," kata Kusbandono.

Kusbandono berharap dari pihak keluarga di LBJ, ada yang menghubungi pihak kelurahan Pangkalan Kasai," Nantinya apabila keluarganya setuju kita akan memfasilitasi ODGJ tersebut akan diserahkan ke Dinas Sosial," ujarnya.

Selain ODGJ, di wilayah belilas ini banyak juga yang berkeliaran para pengemis yang meminta-minta dengan motif dan cara mereka yang beragam.

Bahkan mereka tak sungkan untuk melibatkan anak yang masih dibawah umur untuk melakukan pekerjaan itu.

" Kalau ini kami sangat prihatin dengan kondisi mereka, seyogianya anak di usia dia harusnya menikmati pendidikan dibangku sekolah, tapi mungkin semua ini karena keadaan yang membuat mereka harus berada dijalanan," tutupnya.(sur)

#Inhu

Index

Berita Lainnya

Index